Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 18 Agustus 2026, 6:06:00 PM WIB
Last Updated 2026-08-18T11:06:16Z
NEWSPENDIDIKAN

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Indramayu Resmi Mulai Kegiatan Belajar, Bupati Lucky Hakim: Jangan Takut Bermimpi Besar

Advertisement


INDRAMAYU|MATALENSANEWS.COM– Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin kembali ditegaskan dalam penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu.


Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di Gedung Permanen Sekolah Rakyat Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Penutupan MPLS sekaligus menandai dimulainya proses belajar-mengajar secara resmi di sekolah berasrama tersebut.


Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Indramayu yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin di masa depan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.


Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu sehingga penyelenggaraan sekolah berasrama tersebut dapat terlaksana.


Ia menjelaskan, pelaksanaan MPLS selama sepekan tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah kepada para peserta didik, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, serta nilai-nilai karakter.


Kami berharap MPLS ini menjadi fondasi awal agar siswa mampu beradaptasi, belajar dengan semangat, dan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi serta berakhlak mulia,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin.


Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan ekonomi.


Program ini hadir untuk memastikan tidak ada anak Indramayu yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah hadir untuk memberikan pendidikan gratis, layak, dan berkualitas,” tegas Lucky Hakim.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar memanfaatkan kesempatan belajar yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.


Ia berpesan kepada para siswa untuk senantiasa disiplin, mandiri, menghormati guru, menjaga kebersamaan dengan teman, serta tidak takut untuk memiliki cita-cita besar.


Jadikan sekolah ini rumah kedua. Belajar sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman. Saya yakin dari sekolah ini akan lahir pemimpin, guru, dan wirausaha hebat dari Indramayu,” ujar Lucky.


Menurutnya, pendidikan bukan hanya mengenai pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan mental peserta didik agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.


Penutupan MPLS kemudian dilakukan secara simbolis melalui pencopotan name tag peserta MPLS oleh Bupati Lucky Hakim. Prosesi tersebut sekaligus menjadi tanda berakhirnya masa pengenalan lingkungan sekolah dan dimulainya kegiatan belajar-mengajar secara resmi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu.


Dengan dimulainya kegiatan belajar tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 dapat menjadi ruang pendidikan yang mampu memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.(ErAngga)