Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 16 September 2026, 12:32:00 PM WIB
Last Updated 2026-09-16T05:32:23Z
BERITA POLISINEWS

Keluarga Korban KM Virgo 8 di Boyolali Masih Menanti Kabar, Polisi Sambangi Rumah Duka

Advertisement


BOYOLALI|
MatalensaNews.com – Keluarga Danang, warga Dukuh Mrican, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, masih menanti kabar terkait keberadaannya setelah menjadi korban dalam insiden kecelakaan kapal motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, sekitar kawasan Masalembo.


Untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, Bhabinkamtibmas Desa Candi Polsek Ampel Aipda Marwanto melaksanakan sambang dan silaturahmi ke kediaman keluarga Danang, Rabu (16/9/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 08.30 hingga 09.30 WIB, atas perintah Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho, S.H., M.H.


Dalam kunjungan tersebut, Aipda Marwanto mendatangi keluarga korban di Dukuh Mrican dan Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel.


Berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak keluarga, hingga saat ini Danang belum ditemukan. Keluarga masih berharap adanya informasi dari pihak terkait mengenai keberadaan korban.


Keluarga juga berharap instansi yang menangani operasi pencarian dan penyelamatan dapat terus membantu menemukan Danang serta memberikan perkembangan informasi kepada pihak keluarga.


"Semoga dinas terkait bisa ikut membantu menemukan keberadaan korban dan memberikan informasi kepada pihak keluarga," demikian harapan keluarga.


Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan agar keluarga tetap menunggu perkembangan informasi resmi dari dinas atau instansi terkait yang menangani proses pencarian korban.


Aipda Marwanto juga memberikan dukungan moril kepada keluarga dan berharap Danang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.



Kapal Bertolak dari Surabaya Menuju Banjarmasin


Danang diketahui menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang mengalami insiden di perairan Laut Jawa, tepatnya di sekitar kawasan Masalembo, pada Minggu (13/9/2026) dini hari.


Kapal roro penumpang dengan ukuran 8.540 GT tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 06.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.


Kapal milik PT Virgo Karya Shipping tersebut dinakhodai Arief Yunianto dan membawa muatan penumpang serta kendaraan. Kapal juga tercatat membawa 30 orang anak buah kapal (ABK).


Saat melintasi perairan Masalembo sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mengalami kondisi darurat berupa kemiringan ekstrem atau listing. Setelah itu, komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus sehingga operasi pencarian dan pertolongan dilakukan oleh tim gabungan.


Berdasarkan data awal yang dihimpun dari otoritas terkait, proses evakuasi melibatkan unsur Syahbandar, Basarnas, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelindo, serta Kantor Distrik Navigasi melalui Vessel Traffic Service (VTS).


Sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi juga turut memberikan bantuan dalam proses penyelamatan, di antaranya KM Hai Da, MT Mau Ha dan TB TCP.


Data awal operasi penyelamatan mencatat satu orang meninggal dunia dan 115 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Salah satu korban yang berhasil dievakuasi dilaporkan mengalami luka dan mendapat penanganan medis.


Sementara itu, proses pencarian dan pendataan korban masih menjadi perhatian pihak berwenang.


Hingga kini, penyebab pasti insiden KM Virgo Transport 8 masih menunggu hasil investigasi resmi. Faktor alam, teknis maupun faktor manusia belum dapat dipastikan sebelum proses pemeriksaan dan penyelidikan selesai.


Bagi keluarga Danang di Desa Candi, Boyolali, harapan untuk mendapatkan kabar mengenai keberadaan korban masih terus dipanjatkan.


Pihak keluarga berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil dan Danang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.(Goent)