Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 10 September 2026, 11:25:00 PM WIB
Last Updated 2026-09-10T16:25:59Z
BERITA PERISTIWANEWS

Pelajar 15 Tahun di Demak Tewas Ditusuk, Polisi Selidiki Dugaan Duel Dua Kelompok

Advertisement

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo

DEMAK|MATALENSANEWS.COM
-Seorang pelajar berinisial MS (15), warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah mengalami luka tusukan pada bagian dada yang diduga berkaitan dengan peristiwa duel. Polisi kini masih menyelidiki secara mendalam rangkaian kejadian yang menyebabkan pelajar MA Annur Bakalrejo, Kecamatan Guntur, tersebut meregang nyawa.


Peristiwa itu mulai terungkap setelah korban dibawa ke Charlie Hospital Karangtengah pada Rabu (9/9/2026). Korban diantar oleh dua orang yang saat itu menyampaikan bahwa MS mengalami kecelakaan.


Namun, keterangan tersebut menimbulkan kecurigaan pihak rumah sakit. Dokter yang melakukan pemeriksaan menemukan luka pada bagian dada korban tidak sesuai dengan pola luka akibat kecelakaan.


Pihak rumah sakit kemudian melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian. Petugas Polsek Karangtengah selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk mengungkap kejadian sebenarnya.


Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


“Dokter jaga curiga karena luka pada korban tidak menggambarkan sebuah kecelakaan, tetapi akibat senjata tajam,” ujar Rudi, Kamis (10/9/2026).


Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk menjalani autopsi.


Dari hasil pemeriksaan forensik, ditemukan luka cukup dalam pada bagian dada korban. Luka tersebut menembus organ dalam, termasuk jantung, sehingga menyebabkan pendarahan hebat dan berujung pada kematian.


Polisi selanjutnya memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua orang yang mengantar korban ke rumah sakit.


Diduga Ada Tantangan Duel di Media Sosial


Dalam penyelidikan, polisi juga mendalami informasi mengenai dugaan tantangan duel yang sebelumnya beredar melalui media sosial.


Dugaan sementara, peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok. Meski demikian, polisi masih berupaya memastikan bagaimana komunikasi antarkelompok tersebut berlangsung, kapan mereka bertemu, serta di mana lokasi dugaan duel terjadi.


Penyidik juga menemukan barang bukti berupa senjata tajam jenis sabit atau celurit dalam kondisi patah di lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.


Sementara itu, senjata tajam yang diduga digunakan oleh pihak lainnya hingga kini masih dalam pencarian.


Rudi menegaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta bukti-bukti lainnya untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia.


“Kami masih mendalami keterangan para saksi, termasuk informasi terkait tantangan melalui media sosial, waktu dan lokasi kejadian, serta senjata yang digunakan. Penyidik masih bekerja untuk mengungkap secara utuh peristiwa ini,” kata Rudi.


Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.(Rendy/Farid)