Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Selasa, 16 Juni 2020, 1:30:00 PM WIB
Last Updated 2020-06-16T06:30:32Z
BERITA PERISTIWANEWS

Wartawan TIMES Indonesia Nyaris Disepak Kabid Bina Marga Simeulue

Advertisement
Foto : Wartawan TIMES Indonesia, Kadri Amin
SIMEULUE,MATALENSANEWS.com- Pemberitaan sejumlah media lokal maupun nasional di Simeulue terkait adanya Tim Penyidik Polda Aceh yang sedang melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi dana rutin pemeliharaan jalan dan jembatan di Dinas PUPR Simeulue, APBK tahun 2017/2018 ternyata  benar adanya sedang di Simeulue.

Kehadiran Tim Penyidik Polda itu terkonfirmasi saat Wartawan TIMES Indonesia, Kadri Amin mendatangi langsung ketika Tim Penyidik yang sedang melakukan pengukuran sejumlah jalan di Depan Kantor Camat Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh pada Senin, (15/06/2020).

Di sini Wartawan TIMES Indonesia, Kadri Amin menyatakan nyaris ditendang Kabid Bina Marga Simeulue, Beureueh Firdaus. Menurut Kadri Amin hal itu saat dia mencoba mengkonfirmasi pada Kabid Bina Marga PUPR Simeulue itu.

Lalu Bereuh Firdaus menyergah Kadri Amin dengan nada tinggi. "Deiyak Guno Mu Urus ae amak Mien" Gak usah kau urus pegi sana aja,"kata Beureueh Firdaus.

Sejurus Kemudian Bereeuh Firdaus mengejar dan mengangkat kakinya hendak menendang Wartawan TIMES Indonesia itu yang sedang melalkukan konfirmasi sesuai kaidah Jurnalistik  kemudian dengan melarangnya.

Tak cuma itu ada pihak lain selain Bereeuh Firdaus yang menghalang-halangi Wartawan Media Times Indonesia ini dengan menggeledah HP Kadri Amin dan memerintahkan menghapus rekaman saat dia meliput tadi itu.

Menurut mereka Kepada Kadri Amin Wartawan jika meliput harus seizin mereka. "Wartawan harus izin terlebih dahulu untuk mengambil foto atau wawancara. Namun, ketika ditanya harus izin ke siapa, petugas tidak bisa memberi jawaban," sebut Kadri Amin.

Kabid Bina Marga PUPR Simeulue, Bereeuh Firdaus yang langsung di konfirmasi Wartawan diantaranya Harian Aceh.co.id, Indra BN, Pemburunews.co, Kirfan dan Wartawan KBA.One Alis menurut mereka Firdaus menolak di Konfirmasi.

Dengan bahasa jamu, "Baeko sajo, litak Bana ambo. (Red-nanti saja capek kali saya)," jawab Bereeuh Firdaus kepada Indra BN, Kirfan dan Alis.

Namun dipihak lain Plt. Kadis Bina Marga PUPR Simeulue, Ibrahim SP kepada ketiga Wartawan itu tidak menampik ada tim Polda Aceh yang ada di Simuelu. Ia mengatakan benar Kabid Bina Marga Simeulue benar capek, kemudian tampak tim sedang menyelidiki soal dana Rutin PUPR Simeulue.(Red)