Turun Hingga ke Pelosok Daerah, Tuti Nusandari Roosdiono dan BKKKBN Jateng Sosialisasikan Pentingnya Program Pencegahan Stunting -->

Header Menu


Turun Hingga ke Pelosok Daerah, Tuti Nusandari Roosdiono dan BKKKBN Jateng Sosialisasikan Pentingnya Program Pencegahan Stunting

Tuesday, November 2, 2021


Ungaran, MATALENSANEWS.com- ,Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Jawa Tengah 1, Tuti Nusandari Roosdiono mengajak masyarakat untuk mencegah stunting.


Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri sosialisasi yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah, di Dusun Plakaran, Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (21/10/2021).


Tuti Nusandari Roosdiono dalam sambutannya menjelaskan tugas, fungsi, dan mitra dari Komisi IX DPR RI. Salah satunya ialah BKKBN.  "Komisi IX bermitra dengan BKKBN sudah melakukan beberapa kali sosialisasi di Dapil Saya, Dapil Jawa Tengah 1 yang terdiri dari Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga.” 


“Program sosialisasi seperti ini sangat penting, apalagi bagi masyarakat yang berada di pelosok daerah. Apalagi salah satu program utama dari BKKBN adalah Program Pencegahan Stunting. Seperti perintah dari Pak Jokowi untuk menurunkan prevalensi stunting di tahun 2024" kata Tuti Nusandari Roosdiono. 


Politisi partai PDI Perjuangan tersebut menambahkan, saat ini angka stunting mencapai 27 persen dari total penduduk Indonesia yaitu sebanyak 7.2 juta dan diharapkan turun menjadi 14% atau sebanyak 3.4 juta di tahun 2024. 


Selain itu, masyarakat juga harus mendukung program dari pemerintah untuk mengatasi pandemic covid-19 ini. Diantaranya dengan cara penerepan protokol kesehatan 5M, dan turut berpartisipasi dalam program vaksin dari pemerintah.(Tri)