Hujan Lebat Guyur Tegalrejo, Belasan Rumah Tertimpa Pohon Tumbang -->

Header Menu

 


Hujan Lebat Guyur Tegalrejo, Belasan Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

Monday, December 27, 2021


MAGELANG,MATALENSANEWS.com – Hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (27/12/2021) sekira pukul 15.00 WIB. Derasnya intensitas hujan tersebut mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan menimpa belasan rumah penduduk.


Kejadian tersebut segera dilaporkan oleh warga dan perangkat desa setempat ke Polsek Tegalrejo Polres Magelang. Mendapat laporan, Kapolsek Tegalrejo AKP Haris Gunardi, S.H. segera memerintahkan anggotanya untuk  meninjau lokasi musibah. Tim dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Sutisna.


Dituturkan Kapolsek Tegalrejo, bencana alam tersebut terjadi di Dusun Krajan Kecamatan Tegalrejo, di mana sebatang pohon kelapa setinggi lebih kurang 12 meter tumbang. 


“Pohon kelapa itu menimpa sebuah garasi ukuran 6 x 4 meter dan alat Residual Analiser milik kantor PDAM Kecamatan Tegalrejo,” terang AKP Haris Gunardi.


Lebih lanjut Haris menjelaskan, selain di Dusun Krajan, musibah bencana alam juga terjadi di Desa Klopo Kecamatan Tegalrejo. Yaitu beberapa pohon tumbang melintang di jalan Klopo - Pirikan dan beberapa lagi menimpa beberapa atap rumah warga,” jelasnya.


Disebutkan beberapa rumah yang tertimpa pohon tersebut berada di RT 01 RW 01 Dusun/Desa Klopo. Yaitu rumah milik Teguh (35), Hatono (45), Martono (65), Asrofah (50), Agus Yulianto (43), dan milik Marliah (65),” papar Haris.


Kemudian, lanjut Haris, rumah milik Legowo yang ada di RT 02 RW 01 Dusun/Desa Klopo juga bernasib sama. Serta rumah milik Sokeh (60) di Dusun Gendol RT 01 RW 02, Desa Klopo juga tertimpa pohon.


“Petistiwa yang sama juga terjadi di Dusun/Desa Ngadirejo Kecamatan Tegalrejo. Di mana pohon tumbang melintang di jalan Desa Ngadirejo Tegalrejo - Pirikan Secang dan beberapa pohon menimpa atap rumah warga milik warga,” katanya.


Disebutkan ada 6 rumah warga Dusun Batikan, Desa Ngadirejo yaitu rumah milik Partinah (50), Surami (51), Heru (37), Parjono (41), Kozin, (34), dan milik Saidu (44).


“Alhamdulillah, berkat kesigapan warga setempat bersama petugas dari Polsek dan Koramil Tegalrejo dalam mengatasi perintang jalan, saat ini akses jalan penghubung Tegalrejo - Pirikan Secang sudah kembali bisa dilalui kendaraan,” tutur Kapolsek Haris.


Dalam kejadian musibah bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa. Adapun kerugian material diperkirakan sebesar Rp 150.000.000. Kapolsek Tegalrejo mengimbau masyarakat untuk waspada di saat musim penghujan, terlebih cuaca ekstrem seperti saat ini.


“Agar kita terhindar dari hal-hal yang membahayakan, seperti bencana alam akibat hujan dan angin,” imbau AKP Haris Gunardi. (Wahyu Nugroho)