Tim Forensik Polda Sulsel Usai Ambil Sampel Almarhum Asri Dimutilasi, Pelaku Akan Ke Terali Besi -->

Header Menu

Tim Forensik Polda Sulsel Usai Ambil Sampel Almarhum Asri Dimutilasi, Pelaku Akan Ke Terali Besi

Monday, June 13, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com-Tim Forensik  Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) didampingi Anggota Kepolisian Polsek Bacan Barat Halmahera Selatan (Halsel) melakukan pengambilan sampel ke organ tubuh milik Almarhum Asri Iskandar Alam (27) yang diduga kuat dibunuh secara sadis ( Dimutilasi) pada tanggal 1 Mei 2022 lalu.


Berdasarkan pantauan salah satu Media , Biro Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. tim Forensik Biddikkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah tiga (3) orang itu, didampingi oleh lima (5) orang Anggota kepolisian Polsek Bacan Barat (Halsel) dan kedua orang tua korban serta puluhan keluarga korban melakukan penggalian makam milik Almarhum Asri (27) di Desa Kasiruta Dalam (Kasdam). pada Minggu,12 Juni 2022, sekira pukul 11:16 Wit.


Sebelum dilakukan penggalian makam milik Almarhum Asri. Tim Forensik dan pihak Kepolisian Polsek Bacan Barat mengajak puluhan keluarga korban dan sejumlah Warga Masyarakat ikut menyaksikan penggalian tersebut untuk berdoa berdasarkan Agama dan kepercayaannya masing-masing.


Usai membacakan doa' Tim Forensik  melakukan pengambilan sampel milik kedua orang tua korban dengan wajah tak lain menimbulkan kesediahan terhadap anak kesayangannya yang dinilai meninggal dunia sangat histerius hingga saat ini.


Setelah organ tubuh milik korban di angkat, dari makam, Tim Forensik berjumlah tiga orang dan dua orang penyidik Polsek Bacan Barat (Halsel) melakukan pengambilan sampel sekitar dua jam lamanya. gunanya untuk mengetahui penyebab kematian korban yang sebenarnya.


Usai pengambilan sampel,  dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku perwakilan tim forensik Polda Sulsel di konfirmasi media ini, dirinya mengatakan pihaknya datang ke Halsel ini, berdasarkan surat permohonan Polres (Halsel) melalui Polsek Bacan Barat.


"Untuk melakukan pengambilan sampel, dan dilaksanakan kurang lebih dua jam sesuai surat permohonan dari Kepolisian Polsek Bacan Barat dalam rangka pemiriksaan medis atas meninggalnya korban." Kata (Denny).


Lajut kata dia, beberapa sampel yang di ambil akan di periksa di laboratorium karena kondisi tulang korban atau jenasah sudah rusak atau sudah bumbung menjadi tanah. berbulan-bulan dan Hasilnya akan di sampaikan ke penyidik kurang lebih satu (1) sebulan lamanya. ,” Cetusnya.


Selang Waktu di sampaikan Kanit Reskrim Polsek Bacan Barat (Halsel) IPDA Ikbal Taturey mengatakan kedatangan dirinya bersama beberapa rekan untuk mendampingi Tiem Forensik melakukan pengambilan sampel. Kami dari Polsek Bacan Barat berjumlah lima (5) orang sebatas mendampingi tiem forensik untuk mengambil sampel." Ucap (Ikbal).


(Tim/Jek/Red)