Kobaran Api Dirumah Kebun Igobula Galela Menewaskan 2 Orang Anak -->

Header Menu

Kobaran Api Dirumah Kebun Igobula Galela Menewaskan 2 Orang Anak

Guntur Matalensa
Tuesday, October 11, 2022


MALUT,MATALENSANEWS.com - Masyarakat Desa Igobula Kecamatan Galela Selatan Kabupaten Halamahera Utara Provinsi Maluku Utara telah di hebohkan dengan kejadian kebakaran Rumah Kebun Warga menyebabkan 2 orang anak di bawah umur Meninggal Dunia, Senin,10 Oktober 2022, kemarin sekira pukul 10.00 Waktu indonesia timur.


Adapun Korban yakni Mudafar Said (L-4) Tahun dan Harimulla Said ( P-3)Tahun, keduanya warga Desa Igobula Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara.


Dimana berdasarkan keterangan kedua saksi yakni Nuriin Ence,(ibu Korban) 34 Tahun, warga desa Igobula Kecamatan Galela Selatan dan  Jailan Tatambane (48) Tahun, warga Desa Simau Kecamatan Galela.

   


Kedua orang saksi tersebut Menjelaskan tentang Kronologis Kejadian bahwa pada pukul 08.00 wit, para korban bersama ibunya pergi ke kebun yang berlokasi di Areal PT KSO, setibanya di lokasi kebun orang tua korban langsung membuat sarapan untuk anak-anaknya. 


"Kemudian ibu dari kedua anak korban kebakaran sekaligus saksi atas kejadian tersebut mengaku bahwa, setelah selesai memasak, ibu kedua anak tersebut mematikan api yang berada ditempat memasak air yang mengunakan (tungku) itu, lalu membersikan rumah kebun." Ujar Nuriin


Setelah itu, ibu kedua anak korban pergi ke kebun untuk mencabut rumput yang tidak jauh jaraknya dari rumah kebun, yang hanya berjarak kurang lebih 20 meter.


Kata Ibu, Pada Pukul 10.00 Wit,kedua anak yang menjadi korban kebakaran sekaligus menjadi saksi itu, mendengar suara teriakan anaknya memanggilnya kemudian (ibu korban) yang sekaligus menjadi saksi langsung bergegas untuk melihat anaknya dirumah tersebut. 


"Namun Saat tiba, saksi melihat rumah kebun sudah terbakar, saksi (ibu korban ) panik dan tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa berteriak minta tolong, namun tidak ada orang disekitar yang mendengar. Sehingga saksi ( ibu korban ) berlari ke arah jalan raya untuk meminta bantuan." tuturnya.


Lanjut, sekiatar pukul 10.15 wit,  ibu korban menghentikan sebuah mobil Avanza yang melintas, lalu meminta kepada sopir mobil, untuk menghubungi orang tuanya bapak Salihin Ence yang sementara berada didesa Igobula, untuk memberitahukan bahwa ada musibah kebakaran yang menimpah kedua anaknya meninggal dunia akibat kebakaran rumah kebun miliknya. 



Selanjutnya pada pukul 10.30 Wit, Jailan Tatambane menuju di Lokasi kebakaran, dan langsung membantu untuk memadamkan api yang sudah menyalah dengan alat seadainya. 


Namun naas api semakin membesar dan kemudian ibu korban memberitahu kepada warga yang tiba di lokasi kejadian bahwa anak saya berada didalam rumah yang terbakar itu.


Namum api semakin membesar sehingga tidak bisa menyelamatkan lagi kedua anaknya yang menjadi korban yang berada didalam rumah tersebut.  


"Setelah api meredah kedua korban terlihat sudah hangus terbakar, masyarakat melihat kedua anak yang sudah hangus terbakar akibat kobaran api, saksipun memaksakan diri masuk kedalam rumah untuk mengevakuasi mayat kedua korban yang masih di bawah umur itu," kata dia


Dia bilang sekira pukul 10.40 wit, pihak kelurga orang tua dari Ibu korban tiba dilokasi kejadian untuk menggabil kedua korban beserta sang ibu yang tengah shok untuk dibawa kerumah duka di desa Igobula Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara. 


Kejadian naas yang menimpa kedua anak hangus terbakar di rumah kebun milik kedua orang tuanya, dugaan sementara terjadi kebakaran dikarenakan korban "Mudafar said" sering bermain korek api yang ada didalam rumah sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran 


"Tindakan medis Pihak keluarga menolak untuk melakukan pemeriksaan Medis ( Visum ) yang akhirnya membuat surat pernyataan penolakan pemeriksaan medis/ otopsi." akhirnya. (Tim/ Jek)