Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Jumat, 07 Juni 2024, 2:10:00 PM WIB
Last Updated 2024-06-07T07:10:14Z
BERITA PERISTIWANEWS

CV Graha Estitika Bantah Pemberitaan Tidak Sesuai Spesifikasi Pembangunan BLK di Salatiga

Advertisement


Salatiga,MATALENSANEWS.com– Subuh, pelaksana lapangan dari CV Graha Estitika, dengan tegas membantah pemberitaan yang beredar di salah satu media online yang menyebutkan bahwa pekerjaan pembangunan Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) di Salatiga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. 


Ia juga menepis tuduhan bahwa pihaknya mengabaikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta menyalahgunakan anggaran proyek.


Dalam pemberitaan tersebut, proyek pembangunan Kantor BLK di Salatiga dituding tidak sesuai dengan spesifikasi dan standar K3. Bahkan, ditulis dalam berita tersebut bahwa anggaran yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan material malah dialihkan untuk membeli alat-alat seperti mesin molen, genset, dan cutting wheel.


"Apa yang diberitakan di media online tersebut tidak benar atau tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Terkait dana yang disebutkan dibelikan beberapa alat juga tidak benar," ujar Subuh kepada wartawan, Jumat (7/6/2024).


Subuh menjelaskan bahwa tidak ada dana termin dan uang muka yang diterima oleh pihaknya. Sesuai dengan kontrak, pembayaran hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100 persen. "Jadi, tidak benar. Tidak mungkin kami mendapat dana dari pemerintah dan membelikannya untuk alat," tegasnya.


Terkait tudingan penggunaan besi bekas dalam konstruksi, Subuh juga membantah keras. "Saya sudah bertanya kepada para tukang terkait besi yang digunakan, dan mereka menjawab bahwa besi tersebut sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). 



Namun, dalam berita ditulis bahwa kami menggunakan besi bongkaran. Itu jelas fitnah dan tidak sesuai dengan kenyataan. Memang ada kolom bekas, namun itu tidak dihitung karena tidak ada dalam gambar kerja," jelasnya.


Subuh juga menanggapi isu pemasangan batu belah yang disebut belum mengeras karena baru satu hari dipasang. "Pemasangan batu belah tersebut masih basah, sehingga jika dicuil ya masih lunak/basah," terangnya.


Subuh menegaskan bahwa pihaknya selalu bekerja sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati. "Intinya kami bekerja sesuai dengan gambar kerja. Untuk fondasi juga sudah kami sesuaikan," pungkasnya.(GT)