Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Kamis, 06 Juni 2024, 7:56:00 PM WIB
Last Updated 2024-06-06T12:56:12Z
NEWSRegional

DPPPA Taliabu Gelar Sosialiasi Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Advertisement


TALIABU | MatalensaNews.com –Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  (DPPPA) Kabupaten Pulau Taliabu di Maluku Utara menggelar Sosialisasi dalam Rangka Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat, termasuk kekerasan seksual. 


Sebab saat ini masih banyak masyarakat maupun anak-anak/pelajar yang enggan untuk melapor, karena berbagai faktor dan alasan. 


Perempuan dan anak tergolong rentan menjadi korban, dan dapat mengalami dampak yang bervariasi sebagai akibat dari tindak kekerasan yang dialaminya, termasuk jika terjadi di lingkungan Pendidikan khususnya bagi anak didik.


Giat tersebut berlangsung di Kantor DPPPA Pulau Taliabu. Kamis (6/6/2024), sekitar pukul 09.00 WIT.


Dengan tema "Pertemuan koordinasi dan kerja sama lintas sektor dalam rangka pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA).


Kepala Dinas PPPA Pulau Taliabu, Muhrida Donasi mengatakan, giat tersebut diikuti sejumlah tokoh perempuan.


Yang terhimpun dari beberapa organisasi keperempuanan, salah satunya yaitu TP PKK Pulau Taliabu.


"Selain itu, hadir juga dari pelajar SMP dan tokoh perempuan lainnya," kata Muhrida.


Menurutnya. kegiatan ini merupakan langkah awal mengenai program dinas agar dapat memahami cara dalam menyikapi persoalan kekerasan terhadap anak maupun perempuan.


"Dalam waktu dekat, kami akan turun ke desa-desa di Pulau Taliabu untuk melakukan sosialisasi pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.," ujarnya.


Ia juga berharap, peran semua stakeholder di Pulau Taliabu bisa sama-sama meminimalisir persoal yang dialami perempuan.


Apalagi, data kekerasan terhadap perempuan di Pulau Taliabu awal tahun 2024 sudah capai 8 kasus.


"Kami harap, bilamana ada korban yang mengalami kekerasan, perantaran dan lain-lain, bisa melaporkan ke Dinas PPPA Pulau Taliabu untuk kami dampingi," harapnya. (Red)