Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Kamis, 06 Juni 2024, 9:46:00 PM WIB
Last Updated 2024-06-06T14:46:24Z
BERITA PERISTIWANEWS

Wasit Ridwan Prayitno Korban Pengeroyokan dalam Laga Tarkam, Masih Dirawat di Rumah Sakit

Advertisement


UNGARAN|MATALENSANEWS.com-Ridwan Prayitno, salah satu wasit yang menjadi korban pengeroyokan dalam laga tarkam Piala Bupati Semarang, masih dirawat intensif di rumah sakit karena luka serius yang dialaminya. 


Wasit Ridwan Prayitno masih menjalani perawatan intensif di RST dr Asmir Salatiga setelah menjadi korban pengeroyokan dalam pertandingan tarkam Piala Bupati Semarang. Ridwan mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya, termasuk dada kanan, kepala belakang, punggung, tulang rusuk kanan, kepala bagian atas, dan dahi.


"Lukanya di sebelah dada kanan, terus kepala belakang, punggung, tulang rusuk kanan, kepala bagian atas, dahi," ujar kuasa hukum korban, Handrianus Handyar, pada Kamis (6/6/24).


 Handyar menyebutkan bahwa Ridwan memerlukan observasi lebih lanjut untuk mengetahui luka dalam yang mungkin dialaminya, dan dokter telah menemukan pembengkakan di bawah dada yang mengindikasikan adanya infeksi.


Menurut Handyar, Ridwan membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama di rumah sakit. "Informasi dari dokter, ada pembengkakan di bawah dada semacam infeksi. Mas Ridwan sepertinya masih butuh observasi dan istirahat panjang," jelas Handyar.


Berbeda dengan Ridwan, Hadi, wasit lain yang juga menjadi korban pengeroyokan dalam laga tersebut, telah diperbolehkan menjalani rawat jalan sejak tadi malam.


Handyar juga menambahkan bahwa keluarga Ridwan memutuskan untuk membatasi kunjungan untuk memastikan Ridwan bisa beristirahat dengan tenang. Hingga kini, belum ada pemain dari kedua tim yang menjenguknya. "Keluarga memutuskan untuk membatasi kunjungan demi kesehatan Ridwan," tambahnya.


Selain Ridwan, wasit Hadi juga sempat ditendang oleh pemain dalam insiden tersebut. Meskipun demikian, kondisi Hadi tidak separah Ridwan dan kini ia hanya memerlukan perawatan jalan.


Insiden pengeroyokan terhadap wasit dalam laga tarkam ini menimbulkan keprihatinan dan sorotan terhadap keamanan dan perlindungan bagi wasit dalam setiap pertandingan. Pihak berwenang diharapkan dapat mengambil tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(TRI)