Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


Selasa, 09 Juli 2024, 11:41:00 AM WIB
Last Updated 2024-07-09T04:41:49Z
INVESTIGASINEWS

Miris!! Proyek Peningkatan Jalan di Desa Doplang Diduga BermasalahAnggaran Fantastis Hilang dari Pemberitaan, Ada Apa?

Advertisement


Kab.Semarang,MATALENSANEWS.COM-Proyek peningkatan jalan di Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, dengan anggaran fantastis sebesar Rp 2.340.000.000, diduga bermasalah. Setelah beberapa minggu pemberitaan awal, informasi proyek tersebut hilang dari media online, menimbulkan kecurigaan publik.


Warga Desa Doplang mengungkapkan kekhawatiran mereka kepada awak media mengenai proyek peningkatan jalan yang dikerjakan oleh CV. ALDEN. Menurut warga, proyek ini memiliki anggaran yang sangat besar, dan transparansi anggaran telah diumumkan di papan informasi proyek.


Setelah menelusuri informasi dari masyarakat, tim media menemukan bahwa papan informasi proyek memang menunjukkan nilai anggaran yang besar. Namun, tim media mencurigai adanya permainan antara Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang dengan kontraktor yang mengerjakan proyek ini, apakah proyek tersebut diberikan melalui penunjukan langsung atau melalui proses lelang.


"Apakah sesuai aturan lelang, CV. ALDEN dapat menerima pekerjaan dengan nilai sebesar itu?" tanya salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.



Untuk mendapatkan klarifikasi, tim media berusaha menghubungi pihak CV. ALDEN yang diwakili oleh Bapak Iwan, namun belum berhasil dikonfirmasi. Pada hari Senin, 8 Juli 2024, tim media beranjak ke kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Bapak Kendro, untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait proyek peningkatan jalan Harjosari Doplang.


Proyek peningkatan jalan Harjosari Doplang menjadi perhatian publik karena anggarannya yang fantastis dan dugaan adanya ketidakberesan dalam proses pelaksanaannya. Tim media terus berupaya mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proyek ini, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan yang lebih baik.(Tim)