Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


Selasa, 02 Juli 2024, 8:29:00 PM WIB
Last Updated 2024-07-02T13:29:23Z
BERITA UMUMNEWS

Peletakan Batu Pertama Rumah Pensiun Presiden Jokowi di Karanganyar

Advertisement


Karanganyar|MATALENSANEWS.com- Rumah hadiah negara untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat purna tugas segera berdiri di Jalan Adi Sucipto, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Jawa Tengah. Peletakan batu pertama rumah pensiun ini dilakukan pada Senin, 1 Juli 2024.


Rumah pensiun Jokowi tersebut berdiri di lahan seluas total 12 ribu meter persegi. Menurut Kepala Desa Blulukan, Slamet Wiyono, tanah untuk pembangunan rumah tersebut dibeli oleh negara dari dua pemilik yang berbeda.


Slamet menyatakan bahwa lahan seluas sekitar 9 ribu meter persegi dibeli dari bos PO Rosalia Indah, Yustinus Soeroso. Sementara sisanya, 3 ribu meter persegi dibeli dari seorang warga bernama Joko Wiyono.


Namun, Slamet mengaku tidak mengetahui sosok bernama Joko Wiyono itu maupun alamat domisilinya karena bukan merupakan warga Desa Blulukan. "Iya, pemilik terakhir (tanah untuk rumah pensiun Jokowi) bukan warga Blulukan. Dua-duanya bukan warga Blulukan, warga luar. Bagi Joko Wiyono, belum pernah ketemu, enggak tahu orang mana, profesinya apa," ujar Slamet ketika dihubungi melalui ponselnya, Selasa, 2 Juli 2024.


Ia mengungkapkan bahwa pihaknya pernah mencoba melacak ke warga desanya. Secara kebetulan, ada warga yang juga bernama Joko Wiyono yang semula diduga sebagai pemilik tanah itu. "Tapi ternyata setelah dikonfirmasi bukan. Namanya saja yang sama," kata Slamet.


Slamet menyebut tanah tersebut sebelumnya sering berganti pemilik. Joko Wiyono ini merupakan pemilik terakhir atau terbaru. Proses pembelian tanah dari 9 ribu meter persegi menjadi 12 ribu meter persegi berlangsung cepat. "Hanya sebulan saja (dari 9 sampai 12 ribu meter persegi) karena tiga patok Pak Soeroso dieksekusi ternyata masih ada satu lagi yang pernah menanyakan kepada kami, tapi kami enggak tahu siapa pemiliknya dan alamat di mana hanya tahu nama saja di buku catatan kami," kata Slamet. "Tidak tahu proses (pembelian) langsung dari sekretariat mungkin, termasuk yang tahu kan data (pemilik) BPN yang bagus. Data terakhir punya siapa, alamat mana, yang tahu persis dari BPN-nya."


Ia menambahkan, tanah milik Joko Wiyono berada di sebelah barat dekat dengan rumah makan Taman Sari. "Letaknya di sisi paling barat dekat rumah makan," kata Slamet.(Farid)