Advertisement
Laporan : Djoko S
Semarang|MATALENSANEWS.COM – Peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpa seorang anak terjadi di kawasan Kalialang Greenwood Kali Pancur, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (6/3/2026). Insiden tersebut diduga dipicu kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat aktivitas galian C di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kejadian bermula saat seorang ibu warga RT 3 yang merupakan istri Bapak Anton hendak mengantar anaknya berangkat ke sekolah. Saat melintas di jalur tersebut, kendaraan yang dikendarainya diduga kehilangan kendali karena kondisi jalan yang licin sehingga terjatuh.
Akibat kecelakaan tersebut, anak yang dibonceng mengalami luka cukup serius dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari informasi yang beredar di kalangan warga, korban bahkan harus menjalani tindakan operasi.
Kabar kecelakaan tersebut juga ramai diperbincangkan di grup komunikasi warga RT di Kelurahan Sukorejo. Sejumlah warga menyebutkan dalam beberapa hari terakhir telah terjadi beberapa kecelakaan tunggal di lokasi yang sama akibat kondisi jalan yang licin.
“Dua hari ini grup RT Kelurahan Sukorejo ramai dengan kecelakaan tunggal yang terpeleset karena licinnya jalan,” ungkap salah satu warga dalam percakapan grup.
Warga lainnya menyebutkan lokasi kecelakaan berada di tikungan dekat warung milik Pak Agus. Titik tersebut dinilai menjadi area paling rawan karena permukaan jalan dipenuhi lumpur yang terbawa dari aktivitas galian di sekitar kawasan tersebut.
Dalam pesan yang beredar di lingkungan RT 3, warga juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
“Assalamualaikum wr wb. Menghimbau/memberitahukan kepada seluruh warga RT 3 khususnya dan umumnya seluruh pengguna jalan Gunungan dimohon ekstra hati-hati karena saat ini jalan licin sekali dan sangat berbahaya. Kemarin pagi salah satu warga kita yaitu istrinya Bapak Anton yang kebetulan mau mengantar anaknya sekolah jatuh di situ dan anaknya yang paling kecil jadi korban. Sampai saat ini masih di rumah sakit dan mendapat informasi harus tindakan operasi,” tulis pesan tersebut.
Warga berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan korban berikutnya apabila tidak segera ditangani.

