Advertisement
SEMARANG|MATALENSANEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengawasan dan akuntabilitas kinerja di tubuh Kepolisian, Kepolisian Daerah Jawa Tengah menerima kunjungan Tim Inspektorat Pengawasan Umum Polri untuk melaksanakan kegiatan klarifikasi, reviu, dan monitoring pengendalian mutu pengawasan internal Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolda Jateng, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan tim dipimpin oleh Muhammad Setyobudi Dwiputro selaku Ketua Tim, didampingi Achmad Fauzy sebagai pengendali mutu. Kehadiran tim disambut oleh Auditor Madya Tk III Polda Jateng, Edy Bagus Sumantri, yang turut mendampingi jalannya kegiatan sekaligus memberikan gambaran terkait kondisi dan temuan di lapangan.
Dalam paparannya, Kombes Pol Achmad Fauzy menjelaskan bahwa kegiatan klarifikasi, reviu, dan monitoring ini bertujuan memastikan seluruh proses audit berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sekaligus menjamin setiap temuan dapat dipertanggungjawabkan.
“Klarifikasi, reviu, dan monitoring yang kami lakukan ini penting untuk memastikan bahwa temuan-temuan audit yang ada dapat dipertanggungjawabkan serta sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Polri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perbaikan sistem pengawasan agar lebih efektif dalam mendukung kinerja institusi. Melalui pendekatan terstruktur, tim melakukan reviu terhadap tahapan audit serta monitoring secara real-time guna memantau progres tindak lanjut rekomendasi yang telah diberikan sebelumnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga integritas dan profesionalisme di setiap lini kerja.
“Kegiatan ini memiliki peran penting dan memberikan dampak positif dalam pengawasan berkelanjutan, yang akan terus berkontribusi dalam menciptakan Polri yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menilai, kegiatan ini menunjukkan sinergi yang solid antara Itwasum Polri dan Itwasda Polda Jateng. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir rekomendasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pengawasan internal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat tata kelola internal Polri serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri,” pungkasnya.(Djoko S)

