Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 12 Juni 2026, 9:11:00 PM WIB
Last Updated 2026-06-12T14:11:14Z
BERITA UMUMNEWS

Pemkab Demak Raih Opini WTP Ke-10 Berturut-turut atas LKPD Tahun 2025

Advertisement


DEMAK | MATALENSANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak kembali mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Prestasi tersebut menjadi capaian ke-10 kalinya yang berhasil diraih Kabupaten Demak dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah.


Bupati Demak, Eisti'anah, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian opini WTP merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta komitmen seluruh jajaran Pemkab Demak dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah.


"Alhamdulillah kembali meraih WTP, bahkan ini yang kesepuluh kalinya sebagai hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta komitmen seluruh jajaran Pemkab Demak dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah," ujar Eisti'anah di Demak, Jumat (12/6/2026).


Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Kabupaten Demak dilakukan di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah pada Kamis (11/6/2026). Opini WTP merupakan predikat tertinggi yang diberikan BPK atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah berdasarkan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.


Bupati menilai pencapaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Pemkab Demak dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta profesional.


“Capaian ini harus menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.


Meski demikian, Eisti'anah menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan instrumen untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara bertanggung jawab dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Oleh karena itu, seluruh rekomendasi yang diberikan oleh BPK akan terus ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Demak.


“Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan serta mendukung terwujudnya Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.


Dengan diraihnya opini WTP untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.(FARID)