Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Sabtu, 22 Agustus 2026, 6:39:00 AM WIB
Last Updated 2026-08-21T23:39:41Z
Regional

Proyek Revitalisasi Sekolah Salatiga Diselimuti Dugaan "Uang Kopi", Sri Hartono: Sejak Awal Diduga Dikondisikan,

Advertisement
Ilustrasi


SALATIGA | MATALENSANEWS.COM - Cerita soal proyek pemerintah kadang bukan hanya soal beton, semen, dan gambar bangunan. Ada juga cerita "uang kopi" yang ikut menyeruak, meski ujungnya bukan pekerjaan yang didapat, melainkan tanda tanya yang makin besar.


Ketua Elbeha Barometer, Sri Hartono, mengungkap adanya dugaan seorang kontraktor yang mengeluarkan uang kopi kepada oknum pegawai Dinas Pendidikan Kota Salatiga berinisial A. Uang tersebut disebut diberikan dengan harapan bisa mendapatkan informasi sekaligus peluang pekerjaan revitalisasi sekolah.


"Seorang kontraktor saat kami hubungi mengaku mengeluarkan uang kopi dengan maksud mencari informasi pekerjaan dengan harapan dapat pekerjaan. Namun ternyata tidak mendapatkan pekerjaan," ujar Sri Hartono, Sabtu (22/8/2026).


Menurut Sri Hartono, proyek revitalisasi satuan pendidikan sebenarnya sudah memiliki aturan main yang jelas. Program yang menggunakan dana bantuan pemerintah wajib berjalan melalui mekanisme swakelola, bukan berubah menjadi arena berburu proyek bagi pihak tertentu.


"Meski swakelola, dari hasil investigasi kami sejak awal diduga sudah dikondisikan oleh oknum Kasi Dinas Pendidikan dan semua surat keputusan (SK) lewat H," ungkapnya.


Sri Hartono menyebut pihaknya kini masih mengumpulkan berbagai data dan keterangan untuk memastikan dugaan tersebut. Menurutnya, praktik semacam itu harus dicegah agar tidak berkembang menjadi kebiasaan dalam pelaksanaan program pemerintah.


"Jangan sampai program yang seharusnya membangun sekolah malah membuka ruang bagi permainan yang tidak semestinya," katanya.


Sorotan ini menambah daftar pertanyaan publik terkait bagaimana proses pelaksanaan revitalisasi sekolah berjalan, terutama soal transparansi dan mekanisme penentuan pihak yang terlibat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Salatiga belum memberikan konfirmasi terkait dugaan yang disampaikan Elbeha Barometer.(Tri)