Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 13 Oktober 2026, 6:57:00 PM WIB
Last Updated 2026-10-13T11:57:42Z
BERITA POLISINEWS

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Boyolali Bersama TNI, BNN, dan Petugas Rutan Gelar Razia Gabungan

Advertisement


BOYOLALI|
MatalensaNews.com – Dalam upaya mencegah peredaran narkoba dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Polres Boyolali bersama TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta, dan petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali menggelar apel dan razia gabungan, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.18 WIB tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus mengantisipasi keberadaan benda-benda terlarang di dalam rutan.


Apel gabungan dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto. Kegiatan itu diikuti jajaran pejabat Polres Boyolali, personel TNI dari Kodim 0724/Boyolali, anggota BNN Kota Surakarta, serta petugas rutan.


Dalam arahannya, Kabag Ops Polres Boyolali, Kompol Solikhin, menekankan pentingnya pelaksanaan razia secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh personel diminta menjalankan tugas dengan tetap menghormati hak-hak warga binaan.


Ia juga mengingatkan agar petugas melakukan pemeriksaan secara teliti di setiap kamar hunian guna memastikan tidak terdapat narkoba maupun benda berbahaya lainnya yang dilarang berada di lingkungan rutan.


Selain itu, pemeriksaan terhadap warga binaan perempuan harus dilakukan oleh petugas perempuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Untuk menunjang efektivitas pelaksanaan, razia gabungan dibagi menjadi empat tim. Masing-masing tim menjalankan tugas berdasarkan pembagian dan tanggung jawab yang telah ditentukan.


Dalam kegiatan tersebut, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Boyolali turut melakukan pengamanan sekaligus pengawasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan. Berdasarkan pendataan, sebanyak 36 personel Polres Boyolali dilibatkan dalam razia gabungan tersebut.


Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, membenarkan pelaksanaan kegiatan itu. Menurutnya, keterlibatan Polri, TNI, BNN, dan pihak rutan merupakan langkah penting untuk memperkuat pengawasan serta mencegah potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.


“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mencegah peredaran narkoba dan menjaga keamanan di lingkungan rutan. Pelaksanaannya tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai prosedur,” ujarnya.


Melalui kegiatan tersebut, sinergi antarlembaga diharapkan semakin kuat dalam mendukung upaya pencegahan peredaran narkoba serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Selama pelaksanaan apel dan persiapan razia gabungan, kegiatan dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Adapun hasil pemeriksaan atau temuan dari razia belum dirinci dalam keterangan yang disampaikan.(Goent)