Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 16 Oktober 2026, 11:38:00 PM WIB
Last Updated 2026-10-16T16:38:13Z
BERITA PERISTIWANEWS

Kebakaran Kandang Sapi dan Dapur di Randuacir Salatiga, Tiga Motor Hangus, Kerugian Rp30 Juta

Advertisement


SALATIGA|
MatalensaNews.com – Kebakaran melanda kandang sapi sekaligus dapur milik warga di wilayah Sugihwaras, RT 01/RW 05, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jumat (16/10/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan berukuran sekitar 6 x 12 meter, tiga unit sepeda motor, serta sejumlah perabot rumah tangga. Kerugian materiil akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp30 juta.


Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 WIB di kandang sapi milik warga bernama Widodo.


Kebakaran pertama kali diketahui oleh Eka, anak pemilik rumah, setelah mendengar suara letupan yang menyerupai percikan api dari arah kandang.


“Awalnya, Ibu Eka mendengar suara seperti letupan percikan api. Saat mengecek ke kandang, ternyata api sudah membesar,” kata Ponco melalui siaran pers, Jumat (16/10/2026).


Mengetahui kobaran api semakin membesar, Eka langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga agar segera mendapatkan penanganan.


Ponco menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.45 WIB melalui nomor WhatsApp Markas Komando (Mako) Damkar. Dua menit setelah menerima laporan, petugas piket Regu 2 langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua armada pemadam kebakaran.


“Petugas berangkat pukul 07.47 WIB dan tiba di lokasi pukul 07.55 WIB. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 08.25 WIB,” jelasnya.


Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan kobaran api setelah tiba di lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, petugas kembali ke markas pada pukul 08.40 WIB.


Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Salatiga mengerahkan dua kendaraan operasional dengan nomor polisi H 8047 XB dan H 8240 XB. Petugas juga melakukan pengisian air sekitar 3.000 liter di PDAM Tegalsari untuk mendukung proses pemadaman.


Menurut Ponco, tidak ada korban jiwa maupun laporan korban dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan bangunan dan menghanguskan sejumlah barang milik korban.


“Tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan sekitar Rp30 juta, dengan dugaan penyebab kebakaran korsleting listrik,” ujarnya.


Usai proses pemadaman, petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.


Dugaan korsleting listrik menjadi perhatian dalam peristiwa ini. Warga diimbau memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan melakukan pemeriksaan berkala guna mengurangi risiko kebakaran, terutama pada bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang maupun aktivitas rumah tangga.(Goent)