Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 07 Oktober 2026, 3:11:00 PM WIB
Last Updated 2026-10-07T11:25:39Z
NEWSPENDIDIKAN

Puluhan Mahasiswa UIN Salatiga Gelar Aksi Protes, Soroti UKT hingga Kebijakan Kampus

Advertisement


SALATIGA|
MatalensaNews.com – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi Langsung menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait sejumlah kebijakan kampus, Rabu (7/10/2026).


Aksi yang berlangsung di Kampus 3 UIN Salatiga tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan berbagai persoalan akademik maupun kebijakan universitas. Sejumlah isu yang disorot meliputi Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga persoalan masuknya aparat penegak hukum (APH) ke lingkungan kampus.


Aksi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Massa mahasiswa terlebih dahulu berkumpul di depan kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kemudian bergerak menuju gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) hingga berhenti di depan lapangan voli.


Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan lima spanduk yang memuat sejumlah tuntutan dan kritik terhadap kebijakan kampus.


Selain persoalan KKN reguler, MBKM, dan UKT, mahasiswa juga menyoroti mekanisme pengambilan kebijakan di lingkungan universitas, kesesuaian bidang keilmuan dosen, nomenklatur Psikologi Islam, serta persoalan keberadaan aparat penegak hukum di lingkungan kampus.


Mahasiswa menilai berbagai persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi dari pihak universitas agar kebijakan yang diterapkan dapat memperhatikan kebutuhan serta kepentingan mahasiswa.


Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi Langsung menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan dan kemajuan UIN Salatiga. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan tidak sekadar menjadi kritik, tetapi juga ditindaklanjuti melalui evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai perlu diperbaiki.


Pimpinan Universitas Temui Mahasiswa


Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh jajaran pimpinan UIN Salatiga. Wakil Rektor I Prof. Miftahuddin dan Wakil Rektor II Prof. Suwardi hadir menemui massa aksi.


Sejumlah pimpinan fakultas juga turut hadir, di antaranya Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Prof. Rasimin serta Dekan Fakultas Dakwah Prof. Adang.


Kehadiran jajaran pimpinan universitas dan fakultas tersebut membuka ruang komunikasi langsung antara mahasiswa dengan pihak kampus. Melalui pertemuan itu, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka rasakan selama menjalani aktivitas perkuliahan.


Dialog tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pihak universitas untuk mendengarkan masukan mahasiswa mengenai pelaksanaan kebijakan akademik maupun tata kelola kampus.


Sejumlah isu yang disampaikan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan evaluasi lebih lanjut oleh pihak terkait di lingkungan UIN Salatiga.


Dorong Evaluasi dan Keterbukaan Kampus


Penyampaian aspirasi melalui aksi mahasiswa merupakan bagian dari dinamika kehidupan demokrasi di lingkungan perguruan tinggi. Kritik yang disampaikan menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam mengawal kebijakan serta mendorong perbaikan tata kelola universitas.


Mahasiswa berharap komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan kampus dapat terus dibangun secara terbuka, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.


Dengan adanya ruang dialog tersebut, aspirasi yang disampaikan diharapkan tidak berhenti pada aksi penyampaian pendapat, tetapi dapat menjadi masukan konstruktif bagi evaluasi kebijakan dan peningkatan kualitas pendidikan di UIN Salatiga.


Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan terperinci mengenai tanggapan resmi pihak universitas terhadap masing-masing persoalan yang disampaikan mahasiswa maupun tindak lanjut atas aspirasi tersebut.(Goent)