Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rental PS Bang Jack Salatiga, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
SALATIGA|MatalensaNews.com – Seorang pria berinisial BJH (45) ditemukan meninggal dunia di rumah yang sekaligus menjadi tempat usaha Rental PlayStation (PS) Bang Jack, Kampung Ngampel, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Selasa (3/11/2026) sore.
Penemuan tersebut diketahui sekitar pukul 17.00 WIB setelah sejumlah saksi yang berada di lokasi berusaha membangunkan korban. Namun, korban tidak memberikan respons meskipun telah beberapa kali dibangunkan.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika dua orang saksi sedang bermain PlayStation di tempat rental tersebut. Sekitar 15 menit kemudian, keduanya melihat korban sedang tertidur di sebuah kursi di dalam ruangan rental.
Sekitar pukul 17.00 WIB, ketika beberapa anak datang untuk bermain PlayStation, kedua saksi bermaksud membangunkan korban. Namun, korban tetap tidak merespons dan berada dalam posisi seperti tertidur.
Merasa curiga dengan kondisi korban, salah seorang saksi kemudian memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan.
Warga yang datang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Blotongan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Sidorejo.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Piket SPK Polsek Sidorejo segera berkoordinasi dengan SPKT Polres Salatiga. Tidak berselang lama, personel Polsek Sidorejo bersama Piket Pamapta, piket fungsi Polres Salatiga, Tim Inafis Satreskrim Polres Salatiga, serta Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H., mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Sidorejo Lor. Selanjutnya, dr. Wawan datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Saat diperiksa, kondisi tubuh korban masih terasa hangat. Namun, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, BJH diketahui memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus, hipertensi, dan penyakit jantung. Korban juga tercatat sebagai pasien aktif yang menjalani pengobatan di Puskesmas Sidorejo Lor dan RSUD Kota Salatiga.
Di dalam rumah korban, petugas turut menemukan sejumlah obat-obatan serta insulin yang digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes melitus.
Pihak keluarga, termasuk ibu korban, membenarkan bahwa korban selama ini memiliki riwayat penyakit tersebut. Keluarga juga telah menerima kejadian meninggalnya korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Salatiga serta koordinasi dengan tenaga kesehatan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga melalui berita acara penyerahan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi
Kapolres Salatiga AKBP Afrito Marbaro, S.H., S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., M.Han., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Setiap informasi maupun laporan yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Personel kami siap hadir di lapangan untuk memastikan kondisi, melakukan pemeriksaan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar setiap kejadian dapat ditangani secara tepat dan profesional,” tegas AKBP Afrito Marbaro.
Kapolres menambahkan, dalam menangani peristiwa penemuan orang meninggal dunia, kepolisian selalu mengedepankan prosedur yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan tenaga medis guna memastikan kondisi korban dan memperoleh informasi berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas. Jangan mengambil kesimpulan sendiri sebelum ada pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Segera hubungi layanan Call Center 110 Polri agar laporan dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya kepada warga yang tinggal seorang diri maupun mereka yang diketahui memiliki riwayat penyakit.
“Kepedulian dan perhatian terhadap sesama merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Mari kita bangun lingkungan yang saling peduli, sehingga apabila terjadi sesuatu, masyarakat dapat segera memberikan bantuan dan menghubungi petugas,” pungkasnya.
Melalui penanganan tersebut, Polres Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan secara cepat dan profesional serta mewujudkan Polri yang hadir di tengah masyarakat dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.(Goent)


